QUOTE OF THE DAY

Berdoalah sedikit saja...maka kau akan mendapatkan banyak.

Rabu, 22 September 2010

Misteri Boneka Okiku Dari Jepang, Boneka Yang Rambutnya Terus Tumbuh



Pertama kali mendengar tentang boneka okiku ini sekitar 1 bulan silam tepatnya pada acara cerita horor radio malam jumat. Menurut penuturan orang yang pernah melihat boneka ini, boneka ini memang seram dengan segala nuansa non logisnya. Bagaimana bisa benda mati bisa menumbuhkan rambutnya terus menerus.

Hampir seperti jenglot, boneka ini benar-benar di luar nalar. Seorang peneliti jepang mengungkapkan bahwa dari hasil uji forensik rambut yang ditumbuhkan boneka ini sama persis dengan rambut pada anak usia 10 tahun.

Nama Okiku ini diambil dari seorang anak yang sedang bermain dengan boneka dengan ukuran tinggi 40 sentimeter, berpakaian kimono dengan mata hitam seperti manik-manik dan rambut yang lebat. Boneka Okiku telah ada di kuil Mannenji di kota Iwamizawa Prefektur Hokkaido) sejak tahun 1938.

Awalnya boneka ini dibeli tahun 1918 oleh seorang pemuda bernama Eikichi Suzuki di sapporo, Di sana ia melihat sebuah boneka cantik Jepang dengan Kimono. Boneka ini dibeli Eikichi untuk adiknya yang berumur 2 tahun yang bernama Okiku, anak ini sangat menyenangi boneka ini dan memainkannya setiap hari.

Tapi sayang, Okiku meninggal tak lama setelah itu karena demam. Kemudian pada saat pemakamannya, Keluarga ingin memasukkan boneka ke dalam peti mati-nya tapi entah mengapa mereka lupa. Keluarga gadis tersebut kemudian menempatkan boneka itu di altar rumah tangga dan berdoa untuk setiap hari dalam rangka memperingati Okiku.
Beberapa waktu kemudian, mereka melihat rambut mulai tumbuh.Menurut cerita ini merupakan roh dari gadis itu yang berlindung di dalam boneka itu.

Tahun 1938 keluarga Suzuki pindah ke shakalin, boneka okiku akhirnya dititipkan di kuil Mannenji di Hokkaido. Menurut pendeta di kuil itu, boneka tradisional jepang selalu berambut pendek, dia juga membenarkan kalau rambut boneka okiku terus memanjang, walaupun dipotong terus secara berkala, tapi rambutnya tumbuh terus. Menurut kuil, boneka tradisional awalnya memiliki rambut dipotong pendek, tapi seiring waktu terus bertambah panjang sekitar 25 sentimeter, hingga ke lutut boneka.Meskipun rambut boneka ini dipotong secara berkala , namun menurut cerita rambut tersebut tumbuh lagi.

Cerita ini telah menginspirasi berbagai macam film-film horor jepang populer salah satunya adalah film Haunted School.

Jumat, 17 September 2010

KONGGRES PAHLAWAN NASIONAL


Bagian 1 ( Pembukaan )

Aku tak tahu pasti, ini surga atau neraka
Tapi yang aku lihat, deretan kursi berbalut warna putih sudah rapi tertata
Beberapa petugas sudah bersiap sebagaimana layaknya rapat paripurna
Pintu terbuka kelihatan ramai tidak seperti biasa, banyak penjaga

Sempat kutanya, ada acara apa rupanya?
Seorang penjaga menjawab seadanya “Konggres dadakan” itu saja
Dari kursi yang disusun memang tampak banyak jumlahnya
Gerangan siapa yang akan duduk dan tampil di podium sana?

Suara alarm yang mirip sangkakala terdengar nyaring
Pertanda konggres akan segera dimulai, keadaan sesaat hening
Rombongan orang berbaju sama putih, wajah mereka bening
Wajah mereka begitu kukenal, karisma mereka begitu lekat dan tak asing

Ketika Wajah mereka mulai jelas nyata
Aku tertegun seakan tak percaya…

Paling depan, Gajah Mada berjalan bersisihan dengan Raden Wijaya
Lalu Sisinga Mangaraja yang tegap bersanding Pattimura
Dengan pedang masing-masing mereka masih tampak digdaya
Tak ketinggalan Diponegoro, Sultan Agung, Teuku Umar diikuti tokoh lainnya

Tak ketinggalan puan berbaris memasuki ruangan dengan anggun bersahaja
Cut Nya Dhien, Kartini, Christina Martha Tiahahu, Kalinyamat dan Dewi Sartika
Air muka mereka teduh, ibu yang sangat mengasihi anak-anaknya
Saat itu kegaguanku melebihi segala-galanya, ini lebih dari sekedar jumpa fans atau temu idola

Mereka menempati deretan kursi yang tersedia, tertib dan penuh wibawa
Lalu aku kembali menoleh ke pintu dimana kini muncul dua wajah yang amat istimewa
Dua sahabat yang nyaris tak terlepas namanya ; Soekarno Hatta
Dua proklamator, presiden dan wakilnya, tampak serasi ; Soekarno yang jenaka, Hatta nan bijaksana

Rampak suasana tiba-tiba, saat rombongan berseragam tentara masuk dengan langkah tegap
Tujuh berbaris, satu ditengah tangan menunjuk dengan sorotan tajam membuat gagap yang tak siap
“Darah itu merah Jendral” terdengar celetuk dibarengi cekikikan, ketujuhnya terkesiap!
Jendral yang ditengah menoleh jengah “Saya dengar itu!” sergahnya, lalu tak ada lagi yang berucap

Para tokoh itupun duduk, masing-masing sibuk berbincang sambil mengisi waktu
Sisinga Mangaraja dan Pattimura bertukar kisah tentang senjata, Ade Irma Suryani duduk dipangku
Fatmawati cerita soal bendera yang dijahitnya, Kartini mengagumi rambut Marta Tiahahu
Ki Hajar Dewantara diskusi kecil dengan Douwes Dekker, Dokter Cipto asyik membaca buku

Sekelompok lagi masuk dan sibuk mencari kursi, duduk, lalu berdiri dan pindah lagi
Kegaduhan itu menyita perhatian yang lain, mengundang tanya mereka ini siapa lagi?
Jendral Yani memanggil petugas dan bertanya, apa ada yang belum dapat kursi?
Petugas menjawab singkat mereka itu pahlawan tak dikenal yang memang tidak ada di absensi

Ada lagi prajurit yang masuk bersama Supriyadi, tangannya mengacung ke udara wajahnya keras
Siapa lagi ini? Kenapa tangan dan mukanya harus begitu, tegang menahan nafas
Baru tahu aku akhirnya itu adalah Bung Tomo dari Surabaya dengan gayanya yang khas
Mungkin kalau bersikap biasa, yang lain tak akan mengenali, dan gaya itu memang sudah pas

Giliran Kartini, meminta yang lain melihat ke satu arah
Dimana seorang perempuan malu-malu duduk di bawah, tak berani menengadah
‘Siapa kamu, kok malah duduk dilantai, mari duduk sini bersama kami’ ajak Fatmawati ramah
Perempuan minder itu lalu tersenyum dan ikut duduk, oalah ternyata dia Marsinah

Tak berapa lama muncul rombongan anak-anak terpelajar
Tampak dari jaket almamater yang dipakai, sambil menyanyi lagu kebyar kebyar
Ada Soe Hok Gie, dan anak-anak Trisakti yang kasusnya hingga saat ini belum kelar
Mereka tampak bersemangat, berbaris, lalu duduk sambil berkelakar

Banyak yang kasak kusuk ketika tokoh ini muncul, sebagian berbisik yang lain malah melempar kata
Soeharto jendral besar Orba masuk melambaikan tangan dan tersenyum penuh karisma
Keteguhannya memang menjadi pesona, seolah bisa menghalau semua cela yang lekat padanya
Ia mengangguk taklim pada yang lain, lalu dengan tenang duduk, anggun dan berwibawa

Ketika suasana agak riuh dan tidak tertib, Soekarno berdiri mengangkat tangan
“Mohon tertib dan tenang, Soeharto ini juga bagian dari perjuangan”
“Dia lumayan lama dijujuhkan jadi bapak pembangunan, jadi berilah penghargaan”
“Yang sudah ya sudah, jangan terlalu dibesar-besarkan…kalau bisa malah lupakan…”

Hadirin kembali tenang, Jendral besar Nasution sempat bersalaman dengan Piere Tendean.
Lalu berpeluk haru dengan Ade Irma Suryani yang sejak tadi banyak disapa karena menggemaskan
Pertemuan anak dan bapak yang terpisah lama itu sungguh sangat mengharukan
Bu Fat dan Kartini malah sudah nangis sesenggukan menyaksikan

Tepuk tangan bergema, Gusdur rupanya tiba
Tanpa protokoler dan tanpa asisten seperti biasanya
Gusdur berjalan mantap dan melihat dengan awasnya.
Begitu datang langsung bertanya, tempat para Wali ada dimana?

Kalau aku ceritakan semua, bakal panjang urutannya
Maka singkat kata, semua sudah berkumpul dan siap sedia mengikuti acara
Setelah petugas berhasil menenangkan pahlawan Seroja yang merasa perjuangannya sia-sia
Protokolpun menyerahkan waktu dan tempat pada Gajahmada untuk membuka…

September 10,2010

Bagian 2 ( Prakata Sang Mahapatih )

Gajah Mada berdiri tegak diatas podium, matanya tajam wajahnya garang penuh keberanian
Sama sekali tidak mirip seperti patung yang dibuat dan dipajang di markas kepolisian
Yang tampak overweight dengan telunjuk ke bawah tanpa alasan
Tidak, Malam ini sang Mahapatih menyihir hadirin, pamornya kemilau bak berlian

Berikut, inilah yang beliau sampaikan…

Malam ini Kita berkumpul atas nama rasa kecewa, kucem ( malu ) dan hati terluka
Kita pernah hidup pada masa kita dan kita bangga karenanya
Bangga bukan karena merasa berjasa
Bangga bukan karena gelar pahlawan yang dikukuhkan lewat eska

Tapi bangga karena melihat berkilaunya persada berjuluk zamrud katulistiwa
Bangga karena melihat ketentraman dan persaudaraan terpatri di tanah nusantara
Bangga sebab berbeda-beda suku, bangsa, budaya, bahasa, tapi tetap kuasa bersatu juga
Dari Jawadwipa hingga meluas sampai ke tanah kamboja

Amukti palapa bukan jargon yang diusung sebagai pamrih pribadi
Tapi janji mati untuk menyatukan seluruh penjuru pertiwi, tanpa kompromi
Mengibarkan panji gula kelapa di seluruh negri sebagai sebuah prasasti
Bahwa tak ada tempat yang pantas untuk para pecundang macam Ratanca dan Rangkuti di bumi ini!

Tiap jaman memang punya tantangan
Dan alam selalu menurunkan tamtamanya untuk merampungkan
Seperti Gajah Mada yang Cuma seorang bekel musti menyelamatkan Jayanegara dari kudeta
Maka tiap-tiap masa selalu ada; Nala,Sisingamangaraja,Pattimura,Antawirya, dan ratusan lagi dibelakangnya…

Pahlawan itu bukan jabatan tapi takdir yang menyertai amanat
Bagaimana caranya, tak pernah ada ukuran yang tepat
Bukan melenyapkan puluhan nyawa tak berdosa atas nama jihad
Bukan pula pamer zakat pada ratusan orang melarat Cuma biar kelihatan makin terhormat

Tuhan menugaskan semua orang menjadi pahlawan…
…bagi diri sendiri, negara dan sesamanya

Nusantara sudah diliputi benalu yang datang dari seberang
Lalu disuburkan orang-orang yang hidupnya diperbudak uang
Merekalah yang memupuk, menyirami benalu-benalu itu hingga negeri kita berlubang-lubang
Mengorbankan persaudaraan, persamaan, bahkan pertaruhan nyawa para pejuang!

Portugis, Belanda, Jepang datang mengangkang ingin menguasai
Karena sesungguhnya mereka miskin dan kagum melihat negri yang gemah ripah loh jinawi
Mereka modal nekad, sedikit tak tahu diri, lalu kita sambut dengan kerendahan hati
Tapi Ini Tanah Tuhan, Tanah Merdeka yang sampai kapanpun tak akan bisa terbeli!
Kami telah persatukan, kenapa kini kalian cerai beraikan?!
Seolah kalian merasa berhak dan punya kuasa untuk menentukan
Tanah di Nusantara diukur, di belah dan di petak-petakkan
Lalu kulit putih datang membawa uang, dengan mudah nusantara kalian sewakan?!

Harga tanah pertiwi tak sebanding dengan dollar yang kalian anggap tinggi
Kekayaan nusantara tak pantas diperjual beli apalagi dieksploitasi
Ini warisan bagi anak cucu yang mendiami dan menjaga tanahnya tanpa takut mati
Bukan hak para petinggi menukarnya dengan kemewahan yang hanya dinikmati diri pribadi!

Kami telah persatukan, bodoh bila kalian cerai beraikan!
Kalian tukar tanah warisan penuh amanat dengan gengsi yang memalukan
Lalu teriak teriak seperti ada kebakaran begitu melihat malaya merampoki pernak pernik kesenian
Tepat didepan hidung kalian yang bahkan masih cemong dan ingusan!

The west is the best itu isi hipnotis di kepala mereka yang tidak pernah sadar
Kita sudah bikin Candi borobudur yang besar, mereka bahkan belum becus bikin mercusuar
Kita sudah jago membangun kapal-kapal layar, mereka bahkan baru mencipta bandar
Kita bangsa yang besar, tak perlu gentar menghadapi bangsa-bangsa modern yang sok pintar

Aku Gajahmada sebagaimana kalian perkenalkan pada anak-anak masa depan
Bukan sebagai nama jalan antara Harmoni –Kota yang sarat pelacuran
Bukan pula merek bakmi yang meramaikan pasar jajanan
Tapi Mahapatih yang pernah menjaga negeri ini agar kokoh dalam kedaulatan!

Hadirin hening, suara sang Mahapatih begetar menutup kalimatnya…
Aku merenungkan makna kata-kata itu sebelum yang lain angkat bicara…

September 17,2010

BAGIAN 3 ( Dijajah dan Merdeka )

Setelah Gajah Mada turun, keheningan itupun pecah, berbagai komentar tumpah ruah
Para pahlawan berbagai jaman, berbagai daerah, berbagai bidang, bertingkah kata meriah
Group terbentuk dengan sendirinya balairung seperti terpilah-pilah, aku terperangah
Sama sekali tidak seperti wakil rakyat yang sedang adu marah, tapi diskusi nan santun menyikapi masalah

Soekarno, Hatta, Husni Thamrin, Soeharto, Ali Sadikin dan golongan ber jas lain khusuk bertukar pendapat
Imam Bonjol sang Padri berdiskusi dengan Ahmad Dahlan, Gusdur, dan para ulama, sementara Wali Songo tampak memperhatikan cermat
Ini juga tidak mirip muktamar yang bergelora, deklarasi partai atau ikrar kebulatan tekad
Satu sama lain santun mendengar, menambahkan dan menghormati setiap usulan dengan hikmat

Bagaimana menyatukan bangsa yang berserak karena ambisi dan kebodohan ini?
Semua sibuk berfikir dan mencari solusi, berbagai usul dilontarkan silih berganti
Rakyat tak lagi bisa ditakut-takuti, karena demokrasi Cuma istilah yang diterapkan setengah hati
Reformasi telah melahirkan kebebasan semu dan membuat semua orang merasa benar sendiri
Bubar jalan, tak mau diatur bagai kumpulan srigala yang tak terkendali!

Pemimpin tidak lahir dari kegelisahan, tapi bersaing melalui adu perlombaan
Juara gontok-gontokan, menang sikut-sikutan, otak dan moral diganti pameran otot dan kekuatan
Akibatnya bangsa ini kocar-kacir berantakan tak punya rasa malu dan kehormatan
Rakyat tak punya teladan, pemimpinnya rakus, kerjanya cuma rebutan harta dan jabatan!

Teuku Umar angkat bicara dengan karisma yang jauh lebih baik dari Slamet Raharjo di film karya adiknya
“Nusantara tak perlu berjuang untuk merdeka!””Kalau saja kita tak membiarkan kape-kape penjajah datang dan berkuasa!”
“Saudaraku Gajah Mada telah menyatakan bahwa Nusantara hanya perlu menjaga wibawa dan keutuhannya semata”
“Jadi penindasan bangsa Eropa dan saudara tua dari asia, itu adalah kesalahan kita jua!”

Terhenyak aku, pahlawan besar bisa juga mengkritisi diri sendiri?!
Padahal jasa mereka sudah seperti gunung emas murni yang tak terbantahkan lagi.

Diponegoro sang Antawirya berdiri di depan tempat duduknya, tenang mulai angkat bicara
“Umar, saudaraku…sesungguhnya menjajah dunia dan mencari wilayah baru adalah ambisi siapa saja…”
“Pendapatku, kita tak perlu menyalahkan diri sendiri, kita sudah berjuang dengan segala daya semampu kita…”
“Mengingatkan bukan hanya pada bangsa manca itu, tapi juga pada kaum bumiputera…”
“Bahwa tanah persada punya harga dan tak bisa diambil dengan harga berapapun jua!”

“kekalahan kita sesungguhnya terjadi karena adanya para spekulator yang menjelma menjadi pengambil untung”
“Mereka yang rela menjebloskan bangsanya sendiri tanpa berani maju bertarung…”
“Menjadi gundik dan gedibal kumpeni, menjual nyawa saudaranya sendiri demi kepeng dalam karung…”
“Maka itulah, Antawirya pergi meninggalkan istana tak tahan menyaksikan kehormatan yang dirantai pasung!”

“Dan bangsa ini telah mampu merdeka, lihatlah berapa ribu gulden dihabiskan kompeni untuk menghadapi seorang Diponegoro saja!” Soekarno bicara.
“Jangan-jangan bangsa ini memang belum siap merdeka?!” Sergah Ki Hajar Dewantara
Soekarno terhenyak “Apa alasannya?” Kami telah mengupayakannya dengan segala daya, dukungan mahasiswa dan saudara Maida?!
“Itulah alasannya…” Kemerdekaan kita adalah karena ketidak sabaran kaum muda…apakah sudah dipikirkan apa yang jadi rencana setelah merdeka, selain menyiarkannya ke penjuru dunia?!

Keadaan mulai agak sedikit hangat, mulai terjadi beda pendapat, meski masing-masing masih tetap tenang dan tidak mengencangkan urat.

september 18, 2010

BAGIAN 4 ( Dijajah dan Merdeka lanjutan… )

“Menyiapkan sebuah bangsa yang telah terdikte selama 353 setengah tahun, untuk mampu berdiri sendiri, jauh lebih penting” Lanjut Ki Hajar Dewantara, halus namun tajam
“Masih ingat ketika Nagasaki Hiroshima dibumi hanguskan oleh bom atom amerika…ketika ribuan korban berjatuhan, kota berubah jadi makam…”
Kaisar Hirohito bukan menanyakan berapa jumlah tentara yang yang masih ada untuk melakukan pembalasan dendam…”
“Tapi pemimpin itu bertanya…berapa guru yang masih tersisa…supaya bisa mendidik bangsa kita dan bangkit dari kehancuran yang mencekam…”

Soekarna tersenyum tenang, mendekati Suwardi Suryaningrat, saudara tua dalam pergerakan
“Mas Wardi tahu, bangsa ini telah terlanjur tenggelam dan butuh diselamatkan, itulah yang saat itu kami lakukan…”
“Pendidikan haruslah menyertai perjuangan, tapi tanpa merdeka, bagaimana mendidik kaum bumiputera ke depan?”
“Saya yakin, bangsa kita tidak kalah dengan Jepang, kalau rakyat dan para pemimpin bisa erat berpegangan tangan”…Soekarno menambahkan

“Ciri khas pemimpin Indonesia itu memang pinter bikin statemen…”
“…Masalah belum tentu terjawab yang penting pidatonya bikin rakyat adem ayem, tentrem”
Gusdur nyeletuk dari tempat duduknya disamping Hamengku Buwono IX, ngarso dalem
Sementara Chairil Anwar yang asyik menghisap sigaret Cuma mesam-mesem, kalem
Di tangannya rampak buku puisi asing dan kamus yang sudah tampak kusem

Rupanya selain pahlawan, budayawan dan seniman juga ikut hadir sebagai peserta
Ada Chairil Anwar, WS Rendra, Chrisye, Sena Utoyo, Gesang, Basuki Abdullah, Affandi, Pramoedya hingga Gito Rollies dan Nike Ardilla
Ini kesempatan buat silaturahmi, tukar pikiran dan anjang sana antar profesi dan usia
Layaknya seniman, mereka santai, suka bercanda, agak nyentrik dan sedikit cuek seperti biasa

Kang Ibing yang masih kelihatan ‘seger’ mengusulkan ide agar para seniman dan budayawan itu berkolaborasi bikin karya
Mbah Surip langsung cekakakan sambil siap-siap pegang bollpoin dan cari kata-kata
Gombloh yang dari tadi nyari-nyari pick gitar, agak skeptis dan menimpali sekenanya
“Seniman jangan sesuka hati, kalo ngumpul Cuma bikin sensasi…sekarang waktunya berperan yang lebih nyata, bukan Cuma minta dipuja puji saja!

Yang lain senyum-senyum, liat kaum bohemian itu berdebat antar sesama…

“Yang banyak berkiprah setelah merdeka kan orangnya ada, coba aja tanya sama Soeharto”
Soekarno kembali bicara, sambil menoleh ke Soeharto yang kaget karena ke pergok lagi ngobrol sama Sarwo Edhie Wibowo
“Setelah aku lengser, kamu jadi presiden kan kamu yang banyak ambil keputusan, coba omongo…”
Seperti biasa, Soeharto langsung merogoh saku mencari- cari teks dan bersiap-siap pidato…

Begini kurang lebih transkrip pidato soeharto ;

Saudara-saudara…sebangsa dan setanah air…assalamualaikum wr.wb, salam sejahtera bagi anda semua…
(anak-anak trisakti nyeletuk ; “tetep siap teks ni yeee…” )
Dalam rangke, menjawab daripada apa yang saudara soekarno sampeken tadi, maka pada kesempatan ini, saya ingin menjelasken beberapa hal dan fakta yang terjadi selama saya menjabat sebagai presiden republik Indonesia…
Bahwa setelah merdeka, saya memikirken bagaimana cara agar supaya kedaulatan bangsa bisa semangkin kokoh, semangkin kuat dan stabil, aman sejahtera….
( mahasiswa nyeletuk lagi ; ya bagi-bagi kekuasaan sesama tentara…)

Pramoedya menimpali “Mbok biarkan saja, wong tentara kan jadi sponsor dia buat naik tahta…”
Gusdur nyaris tertawa lalu menyela “Gitu tuh omongan penulis yang kenyang masuk penjara jamannya dia”
Soeharto memang sabar, sambil tetap tersenyum beliau menunggu para penyahut itu mereda
Lalu dengan saksama mulai melanjutkan pidatonya, mirip seperti waktu acara klopencapir di acara dari desa ke desa…
Ah, aku jadi nostalgia…

September 22, 2010

Rabu, 01 September 2010

misteri angka 11 pada tragedi WTC


Masih ingatkah anda dengan Tragedi World Trade Centre (WTC) 11 September 2001 lalu? Mungkin peristiwa tersebut, tidak akan pernah terlupakan dalam sejarah dunia hingga sekarang. Konon kabarnya kejadian ini sudah diramal ratusan tahun sebelumnya oleh peramal Nostradamus.
Namun ternyata ada misteri lain di balik peristiwa yang terjadi di New York, Amerika Serikat ini, yakni misteri angka 11. Mungkin bermula dari posisi menara kembar yang menyerupai dua buah angka satu (11) atau mungkin peristiwa ini terjadi di tanggal ke-11. Nah berikut misterinya…

Fakta yang menghubungkan tokoh atau tempat dengan angka :
• New York City memiliki 11 huruf.Afghanistan memiliki 11 huruf.
• Ramsin Yuseb (teroris yang menyerang WTC pada tahun 1993) memiliki 11 huruf.
• Presiden Amerika Serikat, George W Bush memiliki 11 huruf.
• Gedung WTC membentuk angka 11.
Anda berpikir hal-hal diatas hanya kebetulan? Coba simak lagi…
• New York adalah negara bagian ke 11
• Pesawat pertama yang menabrak WTC memiliki nomor penerbangan 11.
• Pesawat itu mengangkut 92 orang penumpang, 9+2 = 11.
• Pesawat satu lagi yang menabrak WTC mengangkut 65 orang penumpang, 6+5= 11.
• Tragedi itu terjadi pada 11 September, 9/11, 9+1+1 = 11
• Tanggalnya sama dengan pelayanan darurat Amerika yaitu 911, 9+1+1 = 11.
Akan tetapi, jika fakta yang umum di atas masih dianggap kebetulan belaka, maka mari kita coba teliti lebih dalam lagi.
• Kejadian ini merupakan kecelakaan pesawat yang ke 254, 2+5+4 = 11.
• September 11 adalah hari ke 254 dalam tahun itu, 2+5+4 = 11.
• Pemboman Madrid terjadi pada tanggal 3/11/2004, 3+1+1+2+4 = 11.
Bagaimana? Anda masih penasaran? Sebagai analisa terakhir, mari kita lakukan bersama-sama dengan data yang ada.
Pertama, silakan anda membuka Microsoft Word di laptop atau PC anda. Kemudian ikuti petunjuk di bawah ini.
• Ketik “Q33 NY”, dan ini adalah nomor penerbangan pesawat pertama yang menabrak gedung World Trade Center.
• Setelah itu tebalkan (bold) tulisan “Q33 NY” yang sudah anda ketik sebelumnya.
• Ganti ukuran font menjadi lebih besar (disarankan 48 atau 72).
• Lalu, rubahlah jenis font menjadi WINGDINGS 1
Apa yang Anda lihat??? Silahkan jika anda mau percaya atau tidak dengan misteri angka 11 pada tragedi WTC 11 September 2001 lalu.

Inilah Alasan Mengapa Bangsa Yahudi Pintar

Bangsa Yahudi adalah salah satu bangsa yang menguasai dunia karena kecerdasan dan kelicikannya baik dari segi sains, bisnis, maupun teknologi.
Allah Ta’ala memang telah menganugrahkan kepada bangsa Yahudi suatu kelebihan berupa otak yang cemerlang. Dan sungguh sangat menarik mengetahui kenapa orang Yahudi begitu pintar dan mempunyai kelebihan dibanding bangsa-bangsa lain di atas dunia ini. Tentu saja dalam hal ini hanyalah sebatas kelebihan dalam hal urusan keduniawian…
“dan Facebook yang sedang kita gunakan ini pun adalah hasil karya mereka”…
Berikut ini sebuah artikel yang akan memaparkan sedikit sebab dari fenomena kelebihan mereka ini.
Marilah kita simak dengan seksama artikel di bawah ini, kemudian membahasnya bersama di kolom komentar dan jangan lupa mari kita SHARE / BAGIKAN agar saudara-saudara kita juga mempunyai kesempatan membaca artikel berharga ini.
Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Persiapan Melahirkan
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.
Cara Makan
Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
ROKOK
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.
Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.
Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.
1 – 6 SD
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya.
Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Sekolah Menengah – Perguruan Tinggi
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.
Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan.. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?
PENDIDIKAN ANAK DI PALESTINA
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.
Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.
Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.
Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
“Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu.
Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”
Majalah Sabili
Dicopy dari :
Postingan Indah novianti di :
Tambahan :
* Jika ada buah, mendahulukan makan buah sebelum makan berat adalah sesuai dengan sunnah/cara makan Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam.
* Memanah, berkuda, dan berenang adalah olahraga yang paling dianjurkan oleh Rasulullah Sallalahu ‘alaqihi wasallam kepada ummatnya.
* Untuk ibu yang sedang mengandung, sangat dianjurkan untuk sering membaca atau mendengarkan Al-Qur’an.
Yahudi dan Babi
Saya juga pernah mendengar bahwa salah satu penyebab otak mereka encer yaitu mereka suka makan Babi. Daging Babi adalah makanan favorit mereka.
Babi memang merupakan hewan yang tergolong pintar. Akan tetapi mempunyai sifat-sifat dan tabiat yang sangat buruk.
Babi adalah hewan yang sangat kotor karena biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya dari mulai bangkai, kotorannya sendiri sampai kotoran manusia. Secara psikis babi memiliki tabiat yang malas, tidak menyukai matahari, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat tamak, dan tidak memiliki kehendak dan daya juang, bahkan untuk membela diri sekalipun.
Sebuah experimen tentang sifat buruk hewan Babi, kita buat experimen antara ayam jantan dipuji dalam islam dan Babi yang menjadi bahan perumpamaan manusia hina dalam islam.
Kita menaruh dua ayam jantan dan satu betina dalam kandang pertama dan dua jantan serta satu babi betina pada kandang kedua . Lalu apa yang akan Terjadi ?
Pada kandang pertama dimana ada 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.
Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Ternyata 2 ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 ekor babi betina, tetapi yang terjadi adalah 2 ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia.
Bilamana umat Islam ikut-ikutan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini, naudzubillah mindzalik.
Yahudi dan Rokok
Sebagaimana kita telah baca dalam artikel diatas, rokok adalah barang yang tabu bagi mereka. Akan tetapi tahukah anda Philip Morris adalah seorang Yahudi, adalah pemilik perusahaan rokok yang telah menguasai 50% pasar rokok di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia, HM Sampoerna adalah termasuk milik Philip Morris.

Sumber : Posted on Juni 14, 2010 by arbhirawanto
http://www.facebook.com/notes/qonita-yusuf/inilah-alasan-mengapa-bangsa-yahudi-pintar-bagikan/130182523676861

Mata Hari, ‘Ratu Intel Erotis’ Berdarah Jawa


Tertangkapnya intel cantik Rusia, Anna Chapman alias Anya Kushchenko makin menguatkan fakta bahwa dunia mata-mata tak lepas dari peran para perempuan yang punya daya tarik seksual.
Namun, ayah mertuanya, Kevin Chapman membantah bahwa Anna adalah mata-mata. “Dia bukan seperti Mata Hari,” kata dia seperti dimuat laman Telegraph, 3 Juli 2010.
Mata Hari adalah legenda mata-mata perempuan dalam sejarah intelijen. Dia bahkan mendapat julukan sebagai ‘The Greatest Woman Spy’ — ratunya mata-mata.
Terlahir sebagai Margaretha Geertruida ‘Grietje’ Zelle pada 7 Agustus 1876 dari pasangan pengusaha minyak Belanda yang sukses.
Margaretha alias Mata Hari tumbuh sebagai remaja bertubuh tinggi, payudaranya kecil. Namun, tubuhnya eksotis membuatnya punya daya tarik.
Rambutnya hitam dan kulitnya coklat — itu pengaruh darah Jawa yang mengalir di tubuhnya.
Kebangkrutan bisnis ayahnya pada 1889, mengubah kehidupannya secara drastis — orang tuanya bercerai, ibunya meninggal, dan dia dikeluarkan dari sekolah calon guru taman kanak-kanak karena skandal dengan kepala sekolahnya.
Hidup morat-marit, saat usia 18 tahun, Margaretha menikahi seorang pegawai militer Belanda, Rudolf John MacLeod, yang 20 tahun lebih tua.
Pernikahan itu menuntut takdirnya ke Jawa — negeri leluhurnya. Dia tinggal di sebuah Ambarawa, Jawa Tengah. Dia juga pernah tinggal di Sumatera.
Di Jawa, dia menemukan dunianya — belajar tarian Jawa dan tak seperti nyonya-nyonya Belanda lainnya, dia gemar memakai sarung.
Ketika berkorespondensi dengan kawan dan kerabat, dia memakai nama alias, Mata Hari, yang yang berarti Sang Surya, Matahari. Kelak nama itulah yang membuatnya populer dan dikenal dunia.
Malang, kehidupannya di tanah jajahan jauh dari membahagiakan. Anak lelakinya tewas, dia bercerai dengan suaminya yang gemar mabuk dan main perempuan — sekaligus terlalu cemburu dengan pesona yang dimiliki istrinya itu.
***
Takdir Margaretha menjadi mata-mata diawali kepindahannya ke Paris, Perancis.
Setelah jadi pemain sirkus, Margaretha banting setir jadi penari erotis. Di panggung dia memakai nama Mata Hari.
Dengan daya tarik sensualnya, Mata Hari menjelma jadi sosok yang dikenal. Dia punya hubungan intim dengan pejabat militer, politisi, dan orang-orang berpengaruh, bahkan jadi ‘simpanan’ putra mahkota Jerman saat itu — koneksinya ini memungkinkan dia bepergian melintasi batas-batas negara.
Saat jadi penari telanjang di Berlin, Mata Hari dikabarkan direkrut agen rahasia Jerman. Beberapa penulis biografi, misalnya, Erika Ostrovsky yakin bahwa Mata Hari pernah menjalani pelatihan di sekolah mata-mata Jerman di Antwerp, Belgia. Oleh Jerman, dia disebut dengan kode ‘H21′.
Selain jadi mata-mata Jerman, Mata Hari juga direkrut menjadi mata-mata Perancis — yang dia lakukan demi uang agar bisa hidup bersama kekasihnya yang asal Rusia, Vladmir Masloff.
Masalah datang pada bulan Januari 1917, saat atase militer Jerman di Madrid mengirim pesan radio ke Berlin menggambarkan kegiatan mata-mata Jerman dengan kode nama H 21. Pesan itu disadap agen mata-mata Perancis. Dari informasi-informasi itu, diduga kuat H 21 adalah Mata Hari.
Pada 13 Februari 1917, Mata Hari dicokok aparat Perancis. Tuduhannya, agen ganda.
“Saya tidak bersalah,” kata Mata Hari saat diinterogasi, tegas. “Seseorang sedang mempermainkan saya – kontra spionase Perancis. Saya sedang dalam tugas mata-mata dan saya bertindak hanya dalam perintah itu,” kata dia, seperti dimuat laman www.mata-hari.com.
Pembelaannya mentah. Ratu erotis itu lalu diadili dengan dakwaan menjadi mata-mata Jerman dan bertanggung jawab atas kematian 50.000 tentara. Dia diputus bersalah.
Pada 15 Oktober 1917, dalam usia 41 tahun, Mata Hari dieksekusi 15 algojo tembak.
Sebuah peluru menembus jantungnya, satu peluru lainnya lalu ditembakkan ke telinganya, menembus batok kepala.
Tak ada keluarga yang mengklaim jasadnya. Tubuh Mata Hari berakhir di meja praktek fakultas kedokteran. Sementara, kepalanya disimpan di Museum Anatomi Paris. Pada tahun 2000 ditemukan bahwa, kepala itu menghilang — mungkin raib saat museum itu dipindahkan pada 1954.
Kisah hidup penari erotis itu berakhir tragis, namun ia menjelma jadi legenda. Mata Hari mewakili gambaran seorang ‘femme fatale’ — perempuan penakluk kaum adam — yang pesonanya menuntunnya ke akhir yang tragis.
Sumber: (Telegraph, Mata-hari.com, wikipedia)
http://dunia.vivanews.com/news/read/162477-mata-hari—ratu-intel-erotis–berdarah-jawa

Rabu, 25 Agustus 2010

MASALALU ADA UNTUK MASADEPAN

Aku selalu tak tahan melihat perempuan yang tidak bahagia
Bukan karena cantiknya, tapi karena airmata yang mendesak didadanya
Aku selalu lemah melihat perempuan yang tak berdaya
Menyimpan beban yang meluluhkan hatinya

Bila sudah begitu, aku ingin bisa menjadi dua
Satu tetap setia bersama perempuanku yang menungguku penuh cinta
Satu menggenggam tangan yang lemah, lalu mulai menguatkannya
Keinginan yang menyakitkan tapi begitu tak tertahankan

Perempuan berwajah sendu itu mengaku hatinya pilu
Menanggung beban yang berat kisahnya di masalalu
Sungguh aku ingin membopong dan membawamu jauh dari sembilu
Tapi cintaku hanya satu, tak bisa ku pinjamkan padamu

Aku hanya bisa menyampaikan satu kalimat ini
Masalalu ada untuk masa depan, jangan ditangisi
Masalalu haruslah menguatkan dan bukan membuat hati tersakiti
Jadi jangan sesali, karena Tuhan telah menyiapkan cerita seindah mimpi

Tutup matamu, rasakan keindahan yang Dia berikan padamu
Melalui apa yang terjadi, melalui apa yang kau miliki, satu demi Satu
Aku tak akan meninggalkamu, aku akan tetap menjagamu
Hingga kau buka mata dan meyakini, bahwa masalalu itu tercipta bagi kegemilangan masadepanmu

25 Agustus 2010

BELAJAR PADA PELACUR


Di Kota ini, Kita Selalu punya kesempatan untuk bertemu pelacur
Baik yang di jalanan, di panti pijat atau di deretan papan atas yang glamour
Body mereka luar biasa aduhai, wajah mereka cantik ; semua pasti tergiur
Lalu aku punya waktu berbincang dan mereka memang siap menghibur

Aku mulai bertanya satu dua hal yang sederhana
Misalnya apakah mereka punya cita-cita atau keinginan, mimpi dan sebangsanya
Jawaban yang kudapat disertai derai tawa, pertanyaanku dianggapnya bercanda
Ya, katanya. Aku punya mimpi, yang setiap orang pasti juga serupa ; pengen kaya raya!

Lalu aku bertanya lagi, kali ini agak hati-hati ; kalau sudah kaya, lalu apa lagi?
Masih tertawa, perempuan cantik dan seksi itu menjawab ; memang apalagi yang mau dicari?
Bahagia? Tanyanku serius sekali. Heran dia menukas ‘Kalau kaya ya bahagia pasti!’
Sesaat aku ikut tawanya, aku sudahi pertanyaanku, lalu mulai diam memaknai

Apakah kekayaan adalah wadah kebahagiaan?
Bagaimana bila kita kesepian karena tak punya teman?
Bagaimana kalau kita sakit dan tak ada obat yang menyembuhkan?
Bagaimana jika rindu tak pernah bisa dipertemukan?

Kalimat itu tak pernah aku lemparkan, hanya kusimpan
Tapi perempuan itu seperti penasaran bahkan mulai merasakan
Sesaat dia ikut diam dan mulai terpejam, menutup wajahnya dengan tangan
Airmatanya mengalir deras seperti air hujan

Dia bertanya tak tahu pada siapa
Apakah sekarang aku ada di surga, ataukah di neraka?
Apakah yang sesungguhnya pantas disebut cita-cita?
Apakah mimpi bisa benar-benar menjadi nyata, atau hanya angan belaka?

Di Kota ini, aku bahagia bisa bertemu pelacur
Duduk anggun di deretan papan atas yang glamour
Body mereka luar biasa aduhai, wajah mereka cantik ; semua pasti tergiur
Dan aku mulai tafakur dipenuhi rasa syukur

Tuhan memilihkan aku satu wanita yang bukan hanya ingin kaya
Tapi juga punya mimpi dan kerinduan untuk senantiasa berjumpa
Menjaga anak-anak yang selalu bisa membuatku tertawa sepanjang masa
Cantiknya nyata, bukan pura-pura dan bukan di rekayasa.

24 Agustus 2010